Pages

Hanya Ocehan

12.12.13


“Untuk menjadi orang yang luar biasa, kamu tidak bisa hanya menjadi orang yang biasa-biasa saja dan untuk mencapai hal tersebut kamu harus berdoa dan berusaha yang luar bisa pula.”

Itulah kalimat yang terlintas di awal-awal saya nonton 99 Cahaya di Langit Eropa. Entahlah, kalimat itu benar-benar terlintas begitu saja, bahkan saat saya baru beberapa detik duduk saja saya langsung yakin bahwa film ini akan membangkitkan semangat saya untuk mewujudkan impian-impian saya.

Dengan menonton film ini kembali menyadarkan saya bahwa ilmu agama dan pengetahuan sejarah-sejarah Islam yang saya miliki sangat minim. Tahukah kamu? Bahwa beberapa bangunan di Perancis dibangun sedemikian rupa sehingga apabila ditarik garis lurus ke arah timur akan bertemu dengan Ka’bah? Subhanallah… ini benar-benar merupakan bukti dari kemenangan Islam pada masa lampau. Bangunan-bangunan tersebut masih berdiri dengan kokohnya sampai saat ini dan menjadi tempat wisata yang mungkin selalu ramai sepanjang tahun.

Film ini mengajak/berpesan untuk menjadi agen muslim yang membawa misi perdamaian. Keburukan tidak harus dibalas dengan keburukan pula tetapi dengan kebaikan. Ketika ada yang memaki, memarahi, menghina, atau merendahkan kamu jangan dibalas dengan keburukan yang serupa tetapi balaslah dengan membuat dia bahagia, dengan memberikan dia hadiah misalnya. :)

Ada satu hal yang miss di film ini menurut saya. Fatma digambarkan begitu semangat untuk menjadi agen muslim tetapi sayangnya dalam filmya ini Fatma dan Ayse makan dengan tangan kiri. Iya, memang saat itu alat makan yang digunakan adalah pisau dan garpu. Dimana pisau di tangan kanan dan garpu di tangan kiri dan jika sudah begitu maka secara otomatis Si Subjek akan menyuapkan makanan menggunakan tangan kiri. Ada baiknya Fatma dan Ayse tetap menyuapkan makanan dengan tangan kanan walaupun pada saat itu alat makan yang digunakan adalah pisau dan garpu. Yak, mungkin ini terlewatkan oleh sang pembuat film dan akan ada yang menganggap  ini hanya hal kecil tapi sayangnya tidak bagi saya.

Secara keseluhan, saya menyukai film ini karena mereka membawa saya untuk melihat sebagian kecil dari Eropa dan juga dari segi pemain-pemainnya yang bening-bening (Hahahah seperti tidak ada kata ganti yang lain saja). Tapi bagi saya film ini datar, tidak ada klimaks yang membuat saya puas. Mungkin karena ini masih part 1 kali ya? Sehingga klimaksnya belum terlalu maksimal. Yap.. semoga di part 2 nanti tidak sedatar film pertama. Semoga saja.


p.s: sebenarnya saya tidak terlau ingat apakah pada adegan tersebut Fatma benar-benar menyuap makanannya dengan tangan kiri. Jika saya salah, mohon dikoreksi sehingga bisa saya perbaiki. Terima kasih. :)

...

31.7.13

Now Playing After School – Hwajangeul Hada Ureosseo



The  Conjuring adalah film horor kedua yang saya tonton di bioskop setelah Mama. Oke baiklah saya mengakui jika saya adalah seseorang yang penakut yang sebenarnya tidak berani untuk menonton film horor. Hanya saja setelah menonton Mama, saya menjadi tidak terlalu alergi lagi untuk menonton film horor karena merasakan sensasi ketakutan sambil teriak misuh-misuh dengan keras itu ternyata enak tapi ya itu saya tetap tidak (baca: belum) berani jika harus menonton film horor sendirian.

Saya pernah mencoba untuk mencoba nonton Sinister (kata Caca sih horornya mantab) sendirian tapi baru 10 menit saya nyerah. Saya takut jika saya melanjutkannya, saya akan melakukan kekerasan terhadap si laptop gara-gara kaget. Padahal saat itu di filmnya belum menampakkan hal-hal yang mengerikan. Hahaha iya saya masih butuh teman untuk nonton film horor.

Kembali ke film The Conjuring, bagi saya film ini tidak semengerikan Mama. Ya walaupun begitu bukan berarti saya ga ketakutan juga pas nontonnya karena toh buktinya kata-kata “sialan dan anjing” keluar dengan lancarnya dari mulut saya. Ada saat dimana saya ingin menutup mata saja ketimbang takut tapi saya mikir “hei aku nggak mau 30.000 ku kebuang gitu aja dengan menutup mata.” Akhirnya saya paksakan untuk tetap melek dan untuk meredamkan ketakutan itu biasanya saya ngajak ngobrol si Caca. Saya sih nggak peduli orang disamping saya kesel karena saya terlalu berisik dan cerewet. Hahaha ya piye ya saya takut karena takut itulah saya jadi cerewet. Padahal saya sendiri adalah tipe orang yang kalau lagi nonton nggak suka diganggu dengan ditanya ini itu ataupun diajak ngobrol.

Saya tidak akan menceritakan atau me-review film The Conjuring karena saya terlalu takut untuk mengingat-ingat kembali filmnya. Ah iya, malam ini saya melakukan sebuah kebodohan gara-gara terlalu serius mikirin jalan cerita The Conjuring. Jadi, tanpa saya sadari, saya membalurkan biore pembersih muka ke rambut saya. Saya memang berniat untuk keramas dan karena terlalu serius memikirkan jalan cerita The Conjuring tanpa saya sadari saya justru mengambil biore bukannya sampo.. Ah sudahlah nggak usah bahas The Conjuring lagi sebelum terjadi hal-hal yang nggak jelas lagi..


Happy Midnight
Jadi, apa hal kebodohan yang pernah kamu lakukan?



Now Playing After School – With You

...

15.7.13

Now Playing After School -- Wriswatch



Apa yang kamu perhatikan atau terlebih dahulu kamu membuka home blogmu?
Kalau aku, hal pertama yang langsung aku klik adalah “statistik” dan lanjut ke “sumber lalu lintas”. Kadang dari “sumber lalu lintas” tersebut bisa bikin senyum-senyum nggak jelas atau bisa bikin ketawa seperti yang barusan aku alami.

Hari ini ada 2 key words yang “isimewa”. Pertama: ceritaku dengan dia di kos. Entahlah apa maksud si pencari kenapa nyari itu di Mbah Google. Jangan-jangan? Ah Sudahlah mungkin hanya dia dan Allah yang tahu pasti apa yang mau dibaca orang itu. Kedua: Ya Allah aku nganggur. Nah ini ni yang bikin aku ketawa. Iya. Memang nggak ada yang lucu tapi aku pengin ketawa ja. Ya mungkin karena kami senasib. Sampai hari ini aku pun masih nganggur. Kalau niat si pencari itu pengin nyari kata-kata motivasi karena masih nganggur ya dijamin ketika dia masuk ke blog ini ya nggak bakal dapet. Secara blog ini kan isinya cuma curhatan nggak jelas.

---

Ah iya sekarang tanggal 15. Tiba-tiba inget klo tanggal 13 kemaren Cory aka Finn, pemain Glee, meninggal karena overdosis. Aku bukan maniak gleek. Aku hanya penikmat filmnya. Secara pribadi, sebenernya aku nggak terlalu suka dengan tokoh Finn tapi Glee tanpa Finn bakal tetep aneh nantinya. Yap kita lihat saja bagaimana kelanjutan Glee. Apakah nantinya akan ada episode yang menceritakan bahwa Finn meningggal atau akan ada cerita lainnya.


Happy Monday.
Kita tidak tahu sampai kapan nyawa ini dititipkan oleh Allah.
Sudahkah kamu siap jika hari H itu datang padamu?



Now Playing After School - Eyeline

Two Days

20.6.13

#np Electric Shock -- f(x)



2 hari ini, aku mengikuti serangkain tes dari Holcim untuk posisi GDP aka Graduate Development Program Batch 9. Sekedar informasi – mengutip perkataan tim rekrutmen dari Holcim – jumlah SDM yang akan diterima hanya berkisar 20an dan Jogja merupakan kota pertama dari 4 kota yang mereka kunjungi untuk mencari “darah-darah segar”. Kebayangkan? Aku mesti menyikirkan beratus-ratus orang untuk bisa masuk ke dalam list 20 orang itu.


First day – June 19, 2013

Holcim menjadwalkan acara pembukaan pukul 07.30 pagi di Auditorium Magister Manajemen UGM. Aku sampai di tempat tujuan sekitar jam 7 lewat dan bertemu dengan wajah-wajah yang aku kenal. Yak mereka adalah teman-teman seangkatanku. Seneng rasanya mengikuti test bersama orang yang dikenal karena aku nggak ngerasa sendirian.

Acaranya ngaret! Registrasi baru dimulai sekitar jam 8 dan ini itu acara pun baru dimulai jam 9. Rangkaian rekrutmen Holcim ini dimulai dengan perkenalan apa dan siapa sih Holcim ini yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi mengenai program GDP.

Psikotest Test sendiri baru dimulai sekitar jam 11. Soalnya nggak terlalu banyak dan hanya terbagi menjadi 3 bagian; kemampuan verbal, numerik, dan kesesuain gambar. Psikotest Test akan langsung dinilai dan menjadi penentu apakah kita lanjut ke test selanjutnya, yaitu TOEIC based test.

Setelah isoma selama 1 jam, rangkaian rekrutmen dilanjutkan dengan Personality Test; Warteg test, Draw a Person Test, dan Draw a Tree Test. Aku hanya berlatih untuk Warteg ja sehingga gambar manusia dan terlebih gambar pohonku ga karuan. Personality Test ga dinilai berbarengan Psikotest Test tapi ini akan menjadi bahan untuk interview selajutnya.

Hasil Psikotest Test baru keluar jam 4 kurang dan alhamdulilah namaku tertera di sana. Saat itu langsung dilanjutkan untuk TOEIC yang hasilnya juga akan diumumkan pada hari itu. Sekitar magrib barulah hasil tesnya keluar. Aaaaaaa dan alhamdulillah aku lolos dan lanjut ke test selanjutnya... :D


Second Day -- June 20, 2013

Beruntungnya memiliki nama yang dimulai ‘A’ sehingga aku ga terlalu lama menunggu giliranku. Oh ya pada hari kedua ini, tesnya meliputi FGD dan interview HR. Berkat huruf A, aku kebagian jadwal jam 08.00. Dan lagi-lagi tesnya molorrrr. Aku baru masuk ruangan untuk FGD jam setengah sembilan. Mau tahu soal FGD-nya? Hahaha tanya saja pada Tante Google karena case yang aku dapatkan sama persis dengan yang aku dapatkan dari si Google J Hasil dari FGD ini sekitar satu jam setelahnya dan alhamdulillah Allah masih memberiku kesempatan untuk lolos lagi.. ;))

Aku kebagian jadwal untuk interview jam 13.00. Pertanyaan yang diajukan hanya seputar pengalaman berorganisasi dan menjadi asisten lab. Aku nggak inget berapa lama aku “diinterogasi”, padahal niatnya udah mau ngitung berapa lama. Aku udah liat dan mengingat-ingat jam berapa dimulai tapi aku justru lupa ngeliat jam ketika wawancaranya dinyatakan udah selesai hahaha.. ingatanku memang payah nih..


Bismillah.. semoga interview HR-nya bisa lolos juga. Aamiin Ya Allah.
Setelah ini, jika lolos masih ada interview user, presentasi di depan BOD, dan terakhir MCU.
Perjalanan masih panjang.
Pasrah terhadap keputusan dari Holcim dan tetap berdoa.
Menyakini bahwa apapun hasilnya, itulah yang terbaik yang diberikan oleh Allah.
Semangatttt!!! J




#np Nearly Witches (Ever Since We Met) – Panic At The Disco

...

28.5.13

#np Raisa ~ Apalah (Arti Menunggu)


Lagu patah hati. Lagu patah hati. Lagu patah hati.

Entahlah saat ini cuma pengin dengerin lagu patah hati.

Ada yang hilang.

Berusaha menyadarkan diri sendiri.


#np Raisa ~ Terjebak Nostalgia

The Moment

16.5.13


#np Hivi! -- Lihatlah Dunia


Ada satu momen “tekkkk”, tiba tiba aku mengklaim diriku bahwa aku menyukai dia.

Aku lupa kapan dan momen itu apa.

Hahaha penyakit lupaku memang parah nih..

Yang jelas saat itu, aku suka dia. Sebatas suka.

Perasaan itu muncul tiba-tiba. Perasaan suka dan kagum (walau ga banyak).

Entahlah, ini di luar dugaan. Aaaaa tapi aku bahagia miliki perasaan ini.


#np Hivi! -- Dear Friends

Musibah dan Teguran

27.4.13


#np Backstreet Boys – As Long As You Love Me


Musibah. Walau tidak terjadi di dirimu tetapi di sekitarnya, itu artinya Allah juga memperingati dirimu. Sudahkah kamu berdoa? Ingatkah dirimu dengan-Nya?

Musibah. Aku nggak tahu rasanya jika itu terjadi padaku. Sanggupkah aku?

Ini teguran. Teguran untuk kami semua. Berhati-hati di kampung orang. Jangan remehkan peringatan orang-orang! Jangan congkak dan sombong! Dan yang terpenting jangan lupa selalu meminta perlindungan Allah!



p.s: Jaga diri kamu baik-baik juga, N.


#np Backstreet Boys – 10000 Promises

...

23.4.13


#np Yuna – Cinta Sempurna



Aku berfikir bahwa menulis mungkin akan menyembuhkan. Entah lah saat ini aku ngerasa kosong, malas, dan ada rasa yang aku ga tahu apa ini.

Besok, insyaAllah aku akan ke Pare dan aku belum selesai menyiapkan barang-barang yang akan ku bawa. Barang-barang itu masih berantakan bahkan aku belum membuat list barang-barang apa ja yang harus ku bawa agar tidak terlupa. Aku masih malas untuk membereskannya. Bahkan sore tadi aku justru melanjutkan nonton Glee ketimbang ngurus itu semua.

Aku lulus januari dan wisuda maret. Sekarang udah april, itu artinya udah 3 bulan aku nganggur. Kelamaan nganggur juga ga enak. Ga tahu mesti ngapain. Ya sudah... akhirnya aku memutuskan ke Pare setelah ada teman yang ngajak. Yak Pare! Kemampuan bahasa Inggris ku memang masih payah. Dari dulu ikut les tapi hasilnya tetep ga bisa ngomong English dengan baik. Jeleknya bahasa Inggrisku bikin aku minder untuk melamar pekerjaan yang mengharuskan kemampuan bagaha Inggris fluent. Skor TOEFL ku cuma 443 dan dimana-mana minta minimal skor TOEFL PBT 450! Ha kurang 7, men! Nyesek juga pas tahu skorku cuma segitu.

Iya! Mungkin aku sedang galau karena nganggur. Sebelum wisuda kemaren sebenarnya aku dapat panggilan ke Bandung untuk interview HRD di sebuah perusahaan farmasi peternakan. Kesempatan itu aku sia-siakan karena saat itu aku yakin aku akan berhasil salah satu perusahaan BUMN dan hasilnya... yak aku ga dapat panggilan dari BUMN yang itu. Ah harusnya saat itu aku kembali mengingat tujuan aku melamar pekerjaan di sana sehingga bisa mengantarkan ku kembali ke Bandung. Bandung adalah kota ke dua setelah Jogja yang ingin aku tempati. Yah walaupun aku ke Bandung juga baru sekali. Aku suka Bandung karena hawanya yang dingin karena dikelilingi oleh gunung. Yak Cuma itu alasannya. Penyesalan memang selalu datang terakhir *sigh*.

Pare! Inginku ini aku jadikan sebagai pelarian. Pelarian untuk penyembuhan dan peningkatan kualitas diri.



#np Backstreet Boys – All I Have To Give

...

9.4.13


Now playing ~ Dua Ibu – Akulah Si Telaga


Apa yang akan kamu lakukan jika ada perempuan yang baru kamu kenal kemaren pagi, lalu keesokan paginya kalian bertemu lagi dan sesekali ngobrol ngalur ngidul sampai siang dan pada sore hari kamu mendapatinya menangis yang kamu sendiri tahu penyebabnya?

Ketika dihadapkan hal tersebut, aku nggak tahu mesti ngapain. Haruskah aku ngajak ngobrol dia? Apakah sebaiknya aku menenangkannya, lalu mengatakan mungkin ini belum jodohmu dan rezekimu?

Yang kulakukan hanya duduk tanpa kata disampingnya dan mengusapkan punggungnya sekali, berharap itu akan cukup menenangkannya. Aku nggak berani melakukan jauh dari itu. Aku takut melakukan lebih dari itu karena aku nggak terlalu mengenalnya. Aku takut ketika aku ingin menenangkannya dengan berkata-kata padanya, nanti malah dikira sok tahu. Akhirnya aku hanya membiarkan ia menyelesaikan tangisannya agar dapat menenangkan dirinya sendiri.


Now playing ~ Dua Ibu – Aku Ingin

...

8.4.13


#nowplaying  The Cranberries -- Zombie

07.20 --- Berangkat dari rumah ke tempat tes (biasanya masih di alam mimpi)
07.45  --- Sampai di tempat test dan kaget ternyata hari ini ga cuma tes tertulis ja tapi ada wawancara (terlanjur ga nyiapin apa-apa)
08.00  --- Test dimulai dan kaget (lagi) dengan soalnya yang berupa matematika dasar (lupa rumus keliling, luas, volume benda-benda yang “spesial”; kerucut dan belah ketupat)
09.00  --- Tes tertulis selasai.
03.sekian  --- Tes wawancara (iya. Aku tes wawancaranya kebagian jam siang menjelang sore. Udah stress duluan karena kelamaan nunggu)
04.00  --- Pulang. Nyoba mampir ke perpustakaan kota tapi udah tutup (padahal ada novel udah mesti dibalikin dari hari rabu kemaren)

***

Malamnya, nonton G.I. Joe. Sejam pertama filmya ngebosenin banget nget nget. Entah karena pengaruh aku ngantuk atau memang ga seru ja tuh film. Bahkan sempet-sempetnya aku nge-tweet klo aku ngantuk karena agak sedikit nggak tertarik ma ni film.

Bagian yang seru, menabjukan, dan hebat hanya di bagian gunung salju. Di bagian ini menampilkan semacam bungge jumping dan flying fox dari satu bukit ke bukit lainnya. Setelah adegan di gunung salju ini berakhir film G.I. Joe kembali membosankan!

Sekitar setengah jam terkahir barulah ada bagian yang menegangkan dan bikin aku speechless. Gimana ga speechless. Di film ini London dibikin hancur cur akibat senjata Zeus. Bro, London hancur bro! Hancur lebur! Ga kebayang klo itu beneran! Hahaha masalahnya karena aku belum pernah ke sana, ga rela ja klo kota yang pengen aku kunjungi udah ga ada lagi!!!

Hal yang sedikit menghiburku dam membuatku ga rugi-rugi banget nonton ni film adalah dengan adanya Bruce Willis. Aaaa dia ini kenapa bisa sekeren itu sih??

Ah iya, akhir cerita si Komandan Cobra berhasil meloloskan diri. Apakah ini artinya akan ada G.I. Joe ke tiga? Sepertinya sih iya klo menurutku.

Intinya, apakah G.I. Joe bagus? Jawabnya: Ga! Ni film biasa aja. Iya. Biasa aja!

***

Selamat hari senin
Berapakah kadar kebahagianmu hari ini, teman?

#nowplaying The Cranberries -- Twenty One

...

7.4.13


2 tahun bukan waktu yang sebentar. Selama 2 tahun itu juga aku ga pernah ngapain-ngapain. Banyak hal-hal yang aku sukai, aku abaikan. Merasa ada hal yang lebih penting ketimbang nonton film, baca novel, bahkan download lagu lagu terbaru pun enggan ku lakukakan saat itu.

Ah.. 2 tahun ini aku merasa terbelakang dan nggak tahu apa-apa. Jarang baca apapun itu, apalagi nulis! Ah hidupku, kasihan sekali  kamu!

Ah sudahlah, sudah berlalu gini. Mungkin ini cara Allah menyadarkan ku untuk kembali ke jalan yang benar?!

***

April! April! April!

Banyak rencana!

Termasuk proyek bareng ma Sya & Caca (dan mungkin Ventri). Jadwal udah dibikin. Minggu pertama ini, seharusnya aku udah punya ide dan menuangkannya minimal ke dalam bentuk outline tapi eh tapi sampai sekarang belum dibuat. Maafkan saya, Pak Editor!

April!

Mulai dari tahun 2009 banyak hal besar yang terjadi di bulan April. Lalu apa kabar dengan april tahun ini? Entahlah.. tapi setidaknya semua rencana dan target yang udah aku tetepkan untuk bulan April harus terlaksana agar bulan ini lebih baik dari bulan Februari dan Maret kemaren.

Aaaaaaaaaaaaa April! Be nice to me, please!!

...

1.4.13


Percaya apa kamu dengan kisah cinta di film film??
Hahhhh nyatanya itu hanya karangan belaka.

Betapa film film itu membuai dengan kisah cinta yang penuh kebahagiaan. 
Pengen kayak film ini film itu tapi itu semua cuma di film. 
Hidup ga semudah kayak yg di film.

Iya. Film film dengan kisah cinta yang happy ending itu memang menyenangkan untuk ditonton. 
Klo ga menyenangkan berarti itu film gagal!!
Kan tujuan film itu untuk hiburan!!


(._. ) (._.) ( ._.) iki sak jane ngomong opo toh??

dan Tuhan Bekerja Dengan cara-Nya

9.3.13


Aku hanya kesepian sampai-sampai meminta yang aku sendiri tidak yakin. Hah umur segini ngerasa kesepian padahal ngakunya punya temen temen yang udah klik. Ah memang manusia banyak maunya dan ga bersyukur.

Terima kasih Ya Allah,
Engkau menunjukkan padaku dan menyadarkanku

...

6.3.13


Terlalu banyak berharap dan khayalan
Lebih baik perkaya diri dengan berbagai ilmu dan fokus ke target selanjutnya
Allah tahu apa yang terbaik dan apa yang kamu butuhkan
Fokus! Fokus! Fokus! 

SKCK oh SKCK

2.3.13


Sekitar seminggu yang lalu saya membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) di POLRES SLEMAN YOGYAKARTA untuk keperluan mendaftar di salah satu BUMN.

Berikut berkas-berkas yang harus dipersipkan unutk membuat SKCK:
  1. Surat pengantar dari RT
  2. Foto berwarna 4x6 sebanyak 7 lembar dengan latar berwarna merah (1 lembar untuk POLSEK, 2 Lembar untuk membuat rumus sidik jari, dan 4 lembar untuk POLRES)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan KTP (masing masing 1 lembar)
  4. Fotokopi rumus sidik jari sebanyak 1 lembar.



Alur Pembuatan SKCK Di POLRES SLEMAN YOGYAKARTA.

Ok, saya akan menceritakan alur pembuatan SKCK sesuai dengan pengalaman saya. Pertama hal yang paling penting disiapkan terlebih dahulu adalah surat pengantar dari Ketua RT. Surat ini berfungsi untuk diserahkan ke keluruhan guna mendapatkan surat pengantar yang nantinya akan diserahkan ke POLSEK. Di dalam surat keterangan/pengantar ini terdapat tiga tanda tangan, yaitu tanda tangan Ketua RT, RW, dan Dukuh.

Selanjutnya berbekal informasi dari hasil googling, saya pun langsung menuju ke Kelurahan untuk mendapatkan surat pengantar (lagi). Di keluruhan, saya diminta untuk menyerahkan surat pengantar dari Dukuh dan kemudian petugas keluruhan akan langsung membuat surat pengantar yang baru. Surat pengantar ini kurang lebih berisikan data diri, tujuan membuat SKCK, dan tanda tangan Lurah plus stempelnya. Surat pengantar dari kelurahan inilah yang nantinya diserahkan ke POLSEK. Apakah surat pengantar dari keluharan ini gratis? Jawabnya tidak karena pada saat itu saya dimintai uang Rp. 3.000,- oleh petugas kelurahannya. Jujur saya tidak menyangka kalau untuk mendapatkan surat pengantar ini harus bayar.

Setelah surat pengantar dari kelurahan sudah di tangan, hal selanjutnya yang dilakukan adalah menuju ke POLSEK KALASAN. Di sini saya diminta menyerahkan fotokopi KTP, KK, Akta Kelahiran, Foto 4x6 1 lembar, dan surat pengantar dari kelurahan. Petugas yang saat itu sedang bertugas langsung membuat surat pengantar (lagi) dan melegalisir surat pengantar dari keluruhan. Sembari petugas tersebut malakukan pekerjaannya, beliau-beliau yang di sana menjelaskan bahwa selanjutnya saya harus ke kecamatan terlebih dahulu untuk melegalisir surat pengantar dari keluruhan dan di POLRES nanti untuk membuat SKCK membutuhkan 4 lembar foto ukuran 4x6 dengan latar berwarna merah tetapi jika belum mempunyai rumus sidik jari maka foto yang dibutuhkan menjadi 6 lembar. Selanjutnya petugas tersebut menggabungkan berkas-berkas yang sudah saya serahkan sebelumnya menjadi satu dengan surat pengantar yang baru saja selesai dibuat oleh pihak POLSEK. Untuk mendapatkan itu semua saya harus membayar sebesar Rp. 5000,- (ya.. lagi lagi saya harus mengeluarkan uang).

Yak saatnya ke Kecamatan Kalasan. Berkas-berkas yang sudah digabungkan di POLSEK sebelumnya, segera saya serahkan ke petugas Kecamatan. Tanpa menunggu lama, surat pengantar dari kelurahan pun selesai dilegalisir dan saya kembali dimintai uang sebesar Rp. 5000,-

Dari kecamatan ini saya langsung bergegas ke POLRES SLEMAN yang ada di Jalan Magelang sana. Sayangnya saya sampai di sana sudah sangat siang dan bagian yang mengurus SKCK sudah tutup. Klo kata tukang parkir yang ada di POLRES SLEMAN, bagain SKCK buka dari jam 09.00-12.00.

Esok paginya, sekitar pukul 8 saya sudah ada di POLRES SLEMAN dan memang benar bagian SKCK baru akan melayani sekitar jam 9 karena para polisi tersebut harus apel pagi terlebih dahulu. Sembari menunggu apel pagi tersebut, saya menyempatkan membaca prosedur pembuatan SKCK. Dalam pembuatan SKCK diperlukan rumus sidik jari. Berhubung saya belum pernah membuat, saya pun mencoba mencari tempat pembuatan rumus sidik jari tersebut. Ruangan rekam sidik jari di POLRES SLEMAN terletak di sebelah selatan gedung pembuatan SIM. Di sini saya diminta memberikan 1 lembar fotokopi KTP dan 2 lembar foto serta mengisi data di formulir yang diberikan oleh petugas. Setelah pengisian formulir tersebut, barulah  dilakukannya cap jempol dkk. Ah iya dalam pembuatan rumus sidik jari diharuskan membayar sebesar Rp. 10.000,-

Akhirnya sampai pada step terakhir, yaitu pembuatan SKCK. Setelah menyerahkan berkas-berkas yang diminta dan membayar sebesar Rp. 10.000,- saya diminta untuk mengisi formulir. Selanjutnya, Formulir yang telah diisi dikembalikan lagi dan yakkk saya langsung menerima SKCK. Yap SKCK dapat langsung jadi pada hari itu juga (ni mungkin karena saya datangnya pagi jadi tidak ada antrian). SKCK hanya berlaku selama 6 bulan dan jika ingin memperpanjang harus mengulang proses pembuatan SKCK dari awal. Iya dari awal lagi..zzzzz
 

Populer Post